Google hindari pajak

namanya langsung booming karena masuk dalam daftar perusahaan asing yang mengemplang pajak di Indonesia. Tunggakan pajak perusahaan internet raksasa asal Amerika Serikat (AS) di Indonesia ditaksir mencapai Rp 5,5 triliun dalam kurun waktu 5 tahun. 


Sebenarnya bagaimana cara Googlemenjalankan praktik penghindaran pajakdi seluruh dunia, termasuk Indonesia?

Google berdiri di California, AS pada 1998. Perusahaan ini menjalankan bisnis di Irlandia, lalu ke Belanda, kemudian di Singapura. Datanya menunjukkan, pada 2011, Google di AS mencatatkan penghasilan US$ 38 miliar dengan keuntungan US$ 10 miliar. 

Di negara AS, seharusnya Google dipungut tarif pajak 35 persen. Akan tetapi dengan skema tax planning, perusahaan tersebut cukup membayar 2,2 persen saja sehingga Google hemat 32,8 persen. 

masih kalah dengan kasus Apple yang hanya membayar 0,05 persen.  

“Misalnya dari penghasilan US$ 1 juta, Google cuma bayar US$ 22 ribu, sedangkan Apple hanya membayar 50 perak saja. Jadi tax planning dilakukan orang-orang pintar supaya tidak membayar pajak, menghindari pajak, dan kalaupun bayar pajak, minim.

menggunakan skema tax planning yang dinamakan double irish dutch sandwich, yakni memanfaatkan sistem perpajakan negara lain. 

Perusahaan ini menjual produk IT (intelektual property) sehingga memiliki nilai sangat tinggi. Produk tersebut didesain dan dikembangkan di AS. Namun jika diedarkan di AS, maka Google akan kena tarif pajak 35 persen. 

“Itu sangat memberatkan. Jadi harus mengalihkan produk IT ke luar AS karena kalau tetap di sana pajaknya gede sehingga mereka butuh negara dengan tarif pajak rendah dan memberikan fasilitas pajak

Google mendirikan perusahaan di Irlandia. Namun efektif manajemennya di negara Bermuda untuk menghindari pajak. Alasannya berdasarkan hukum pajak di Irlandia, penetapan status subjek pajak bagi perusahaan jika efektif manajemennya berada di Irlandia

Sementara di Bermuda, perusahaan jadi subjek pajak jika perusahaan tersebut didirikan di Bermuda. Aturan perpajakan di kedua negara inilah yang dimanfaatkan Google. 

“Dengan begitu, Google bukan subjek pajak karena mereka tidak punya status pajak di manapun, baik di Irlandia dan Bermuda. Jadi tidak dapat dikenakan pajak,


Google membutuhkan lagi perusahaan agar tidak terkena peraturan Controlled Foreign Company (CFC) AS. Perusahaan ini kembali membentuk perusahaan di Irlandia, Google Irlandia Limited (GIL) untuk mengakali CFC AS. 

Tidak berhenti sampai di situ, upaya penghindaran pajak Google terus berlangsung. Google lagi-lagi mendirikan perusahaan di Belanda yang terkenal sebagai treaty haven yang memfasilitasi skema-skema internasional.Jadi tidak ada pajak jika penghasilannya dialihkan ke Bermuda.

Hebat lebih hebat lagi 8 terkaya di indonesia tidak punya NPWP kalah ma kuli yg punya NPWP..he ge


Krsambung..14 Desember 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s